Text
Etika jawa: Sebuah analisis filosofis tentang kebijaksanaan hidup jawa
Salah satu ciri khas budaya Jawa adalah kemampuan berkembang tidak dari isolasi, tetapi dalam perjumpaan dengan kebudayaan-kebudayaan lain. Justru karena selalu bertransformasi, pantaslah kita bertanya: Siapakah orang Jawa? Didasarkan pada komunitas atau struktur sosial yang manakah etika Jawa? Dan, sejauh mana etika Jawa relevan dengan kehidupan kita saat ini?
Dalam buku ini, Franz Magnis-Suseno menempatkan etika Jawa sebagai suatu konstruksi teoretis. Sistem etika itu diposisikan bukan sebagai cerminan ciri-ciri moral masyarakat Jawa, melainkan kerangka acuan untuk memahami masyarakat Jawa. Oleh karena itu, etika Jawa dapat terus diuji dengan kerangka-kerangka acuan lain, dibenturkan dengan persoalan-persoalan kita hari ini, bahkan digugat dengan tuntutan nilai yang lain, seperti keadilan.
Buku ini diawali dengan metode penggalian etika Jawa sebagai langkah maju ke arah penelitian filsafat Timur. Kemudian, diperkenalkan sekilas sejarah perkembangan masyarakat Jawa, yang melatarbelakangi perkembangan kebijaksanaan hidup orang Jawa. Selanjutnya, disajikan analisis filosofis tentang kebijaksanaan hidup masyarakat Jawa, yang terdiri dari:
- Dua kisah dasar kehidupan masyarakat Jawa;
- Empat lingkaran pandangan hidup Jawa;
- Koordinat-koordinat umum etika Jawa;
- Etika sebagai kebijaksanaan hidup; dan
- Etika Jawa dan relativisme.
| 260070 | 297.261 MAG E | Perpustakaan SMA Islam Al Azhar 8 (200) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain